SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN WORTEL

Main Article Content

Gideon Thony Batara

Abstract

Wortel merupakan tanaman sayuran jenis umbi-umbian yang tak kebal dari serangan hama dan penyakit. Munculnya hama dan penyakit dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pemilihan benih wortel yang tak sehat, kebersihan lahan yang tak dilakukan secara teratur, dan tidak melakukan rotasi tanaman. Selain itu,  ada pula faktor terbatasnya pengetahuan petani untuk mendiagnosa setiap jenis hama dan penyakit tanaman wortel akibat terbatasnya waktu penyuluh pertanian untuk melakukan penyuluhan setiap hari guna mengedukasi para petani dan karena ketidaktersediaan sumber data yang kredibel untuk diakses setiap saat. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi sistem pakar dengan metode Forward Chaining  yang mampu mendiagnosa jenis  hama dan penyakit yang menyerang tanaman wortel serta cara penanganannya sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu bagi petani wortel. Aplikasi ini dirancang agar dapat menirukan pengetahuan atau keahlian penyuluh pertanian untuk menyelesaikan permasalahan serangan hama dan penyakit pada tanaman wortel. Sistem aplikasi ini menggunakan PHP sebagai alat pengembang perangkat lunak dan MySQL sebagai pengembang sistem databasenya.  Hasil penelitian ini adalah aplikasi sistem pakar berbasis web untuk mendiagnosa jenis  hama dan penyakit yang menyerang tanaman wortel serta cara penanganannya. Aplikasi menyediakan antarmuka untuk memudahkan tenaga penyuluh pertanian maupun petani dalam  mendiagnosa jenis hama dan penyakit tanaman wortel berdasarkan gejala-gejalanya  yang dilengkapi dengan solusi penanganannya.
 
Kata kunci: Wortel, Hama, Penyakit, Sistem Pakar, Forward Chaining

Article Details

How to Cite
BATARA, Gideon Thony. SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN WORTEL. SENSITIf : Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi, [S.l.], p. 1037-1042, dec. 2019. Available at: <https://ejurnal.dipanegara.ac.id/index.php/sensitif/article/view/483>. Date accessed: 20 feb. 2020.
Section
Articles